Kata Kata Galau Cinta Sedih Patah Hati dan Kehidupan

Setiap orang yang hidup di dunia ini tentunya pernah merasakan sebuah perasaan galau baik itu karena patah hati di putuskan pacar alias galau cinta ataupun sedih karena masalah kehidupan. Salah satu cara untuk menghapus rasa galau/sedih tersebut dengan membuat sebuah kata kata galau yang di tuangkan kedalam sebuah tulisan ataupun ucapan.

Sebernernya kata galau mempunyai arti yang sama dengan kata sedih, akan tetapi dengan seiringnya perkembangan zaman anak-anak remaja merubah kata kesedihan tersebut menjadi kata-kata galau.

kata galau
Bagi anda yang sedang merasa sedih akibat cinta khususnya para remaja, berikut ini adalah beberapa koleksi kumpulan kata kata galau cinta sedih patah hati terbaru yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi anda atau motivasi anda di dalam kehidupan sehari-hari.

Mencoba bersabar, walau hti ini terluka... tapi kenapa aky selalu dibanding-badingkan??? Biarlah aku pergi menyusuri jalan berliku, walau sakit kurasakan tanpa cinta lagi...

Tetes air mata jatuh demi seseorng yang tidak pernah menjadi kepunyaanmu.. Kenapa kamu mencintai seseorang yg cintanya tak pernah untukmu??? Aku orang yang sangat mencintaimu, bahkan tak pernah kau pedulikan...

Disaat kamu pergi dengan yg lain.... aku akan menjauh dan jangan pernah berfkir aku akan membencimu.... Karna sesungguhnya aku tau kebahagiaanmu bukan padaku... dan biarlah rasa ini tetap untukku...... Dan bila suatu saat kamu diasingkan atau dijauhi, carilah aku, karna cintaku padamu tak akan pernah hilang dan aku akan slalu ada bagimu...

Aku tidak berharap untuk menjadi yang terpenting dihidupmu. Karena itu merupakan permintaan yang terbesar bagiku. Aku hanya berharap suatu saat nanti, jika kau melihat aku. Kau akan tersenyum dan berkata "Dialah orang yang selalu menyayangiku".

Pernah ku sekali ingin berlari dan menghapus semua tentangmu dari hidupku. Tapi ku katakan juga untuk kesekian kali, aku berserah dan kuakui !! Aku tak bisa tanpamu. Aku ingin merajut bahagia walau semu adanya. Dan biarkan aku menjadi bahagia dengan caraku sendiri. Ini kelak akan jadi cerita, tertutup rapat. Hanya kamu dan aku CUKUP !!

Yang membuat kita sedih adalah melihat orang yang kita sayangi menyayangi orang lain. Tapi ada hal yang lebih menyedihkan adalah melihat orang yang kita sayangi pura-pura menyayangi kita, hanya untuk buat kita tersenyum.

Sakit hati memang sudah biasa dalam bercinta. Tapi tahukah kamu betapa sakitnya hatiku ketika aku ketahui selama ini kamu tekah mendua. Katanya kamu sang sibuk tidak bisa di ganggu. Ternyata kamu sedang berdua dengannya memadu kasih. Sakitnya hati ini bila mengingat hal itu. Tapi aku sadar aku masih mencintaimu. Tak mungkin hati ini meningllakanmu. Tuhan tolonglah hambamu ini, kembalikan dia ke dalam pelukanku.

Kadang hati memang tidak mau melihat kenyataan. Aku sadar kamu sudah bukan miliku lagu. Aku juga sadar telah ada dia di sana yang telah mendampingimu. Tapi kenapa aku tidak bisa melupakanmu. Kenapa? Kenapa aku masih tetap mengingatmu.

Cintaku padamu tak sanggup meluluhkan menara gading di hatimu. Aku emang bukan pengusaha yang banyak harta. Aku bukan pujangga perangkai indah kata. Aku laki laki dewasa yang hanya punya cinta dan ketulusan. Bila aku mampu, jangankan sungai dan lautan, bintang dan bulan pun akan aku ambil bila kau memintanya.

Janganlah aku kau anggap seperti bomekan yang bisa di per mainkan. Aku punya hati dan perasaan. Aku punya cemburu dan kerinduan. Kini kau memaksa. Untuk pergi bersamanya. Tidaklah kau ingat dulu, bagaimana kau mengi ba meminta cintaku. Ketika hati telah ku berikan, ketika rindu telah aku pasrahkan . Kini aku kau campakan, Begitu kejamnya cinta kau buat hati ini menjadi merana

Bongkah cinta yang ada di hatiku. Kini telah pergi bersama hembusan bada cemburu. Membawa luka dan kepedihan. Serpihan cinta yang kau tinggalkan. Bukanya mengobati hatiku. Tapi malah menyakiti menyayat dan membelenggu cinta dan kemerdekaan hatiku.

Selalu aku yang kau salahkan...!!!!! Padahal aku sudah memperbaiki diri sesuai yang kau inginkan, berusaha memberikan yang terbaik untukmu, kasih sayang telah kucurahkan semuanya kepadamu.. tetapi apapun yang kulakukan, tak pernah benar dimatamu... Kau anggap aku macam sampah...

Kau hancurkan aku dengan kepalsuan, kau luluh lantahkan hati ini sesukamu... dimanakah letak perasaanmu sehingga pertikaian diantara kita kerap terjadi, lantaran kau memilih dia sebagai penggantiku......!!!!!!!!!!
Sahabatku.. ku titip dia, jangan pernah kau sakiti dia, hianati dia, dan jangan pernah kau lukai perasaannya... buatlah dia bahagia, cintai dia sepenuh hatimu, aku hanya ingin melihat dia bahagia, meski dia bukan untukku.... Terimakasih temanku...

Andaikan saja kau mengerti, tentang perasaanku saat ini, hati ini selalu menahan perih, dari serpihan hatimu yang selalu mengacuhkan aku tanpa satu alasan pun...

Kamu ngga pernah tau... Aku kesepian, aku hancur...  kamu ngga pernah ada ketika aku butuh kamu!!! Kamu selalu bilang kalau aku nggak pernah mengerti kamu... tapi sebenarnya kamulah orang yangg paling nggak ngerti aku..

Jiwa ini letih, hati ini ingin menyerah. Cintamu tidak seperti dulu lagi kini sering kurasa jiwa merana menahan luka. Kata sedih emjaadi santapan sehari hari ketika kata bohong selalu menyertai.
Kuk tak mengharapkan harta. Ku tak mengharapkan tak ta. Aku tak mengaharpkan keindahan dunia. Yang kuharapkan tetaplah setia. Ku tahu kau telah mendua, tak kuat ku menanggung beban cinta beban hati yang ter sakiti.

Dulu kau menyakitiku, kau remehkan cintaku, kau hinakan harapanku dan kau rendahkan perasaanku. Kini ketika dia telah pergi, kau menghiba, kau mohon kao mengharap kembali kepadaku, mendekatiku dan merayuku. Maaf aku tidak bisa hati ini terlanjur luka terlanjur lara, Cintamu bukan untuku cari saja cinta yang lain.

Dulu kau begitu hangat begitu ceria. Dulu kau selalu suka selalu gembira. Tapi kenapa sekarang kenapa kamu berubah suka marah dan cemberut. Sekarang kau dingin. Kalau kamu dingin begini mendiongan kamu pacaran aja dengan kulkas.

Cobalah bersikap tegas. Jangan mengombang ambingkan perasaan ku. Coba kamu bilang dari awal kalau emang kamu tidak suka. Tidak akan ada hati yang tersakiti. Dulu kamu memberi harapan sekarang kamu menyampaikan. Dasar cewek.

Hidupku sepi tanpa cinta penyejuk hati, tanpa kasih pemberi mimpi. Semoga, bila saatnya tiba kan ku temui sebuah hati suci pemberi cinta tulus pemberi mimpi.

Dulu kau bilang kamu yang paling baik. Kamu yang paling setia, kamu pemberi sayang tapi apa apa buktinya. Kini kau mengkhianati, menyakiti dan merendahkan. Ternyata kamu penipu, penipu ulung pengobral cinta.

Dulu aku pernah merasakan indahnya cinta. Kini aku tetap merasakan cinta. Tapi cintaku saat ini sungguh sangat menyakitkan karena aku mencintainya secara diam diam. Tiada cinta yang paling menyakitkan di dunia ini selain cinta yang tak terbalaskan.

Percintaan kita di mulai dari persahabatan. Terus cinta kita berkembang. Kini kita telanh putus cinta, tapi kenapa kamu juga memutuskan persahabatan. Kalau dulu aku mengerti akan seperti ini aku akan memilih untuk melanjutkan persahabatan kita tanpa di bumbuin percintaan. Karena aku sadar bahwa persahabatan yang tulus ternyata lebih bermakna daripada percintaan yang saling menyakiti.

Dalam cinta selalu ada kebersamaan. Ketika hati sudah tidak sejalan, pikiran sudah tidak seirama dan nafas sudah mendua, kenapa kita Pertahankan, bila jiwa tertekan?

Telah bayak aku berkorban untuk keutuhan cinta kita, Bahwa waktuku pun terbuang memikirkan kau yang tak perduli lagi. Haruskah semua berhenti. Haruskan semua terlupakan semua kenang dan harapan. Bila hati sudah mati dan jiwa sudah sekarat. Haruskan aku terus berlanjut menunggu harap tiada pasti. Sakit hati ini, bila melihat berapa kau arogan, betapa kau tega mencerca rasa menghempas asa.

Kadang diri ini iri, kenapa selalu sendiri. Aku ini manusia. Yang punya rasa dan butuh cinta. Hati ini ibarat berduri, sakit terlupakan dan sendiri. Adakah kau di sana, wahai Arjuna harapan asa. Datanglah peluk jiwa biar hangat merasuk sukma. Nikmat cinta semoga membara.

Ketika kau pergi, kau tinggalkan gores luka yang dalam. Perih, pedih dan merana. Kini kau datang. Aku kira bahagia akan menjelang. Tapi ternyata kau datang membawa yang lain. Luka hati yang belum sirna, kau tumpuki dengan api yang membara cintamu membuat hatiku hancur dan sirna tiada asa.

Aku kira kau orang yang tepat untukku. Aku kira kau orang yang bisa di percaya. Makanya aku serahkan seluruh hatiku. Aku berikan seluruh jiwaku. Tapi ternyata, kau telah mendua, meninggalkan duka, meninggalkan lara dan membuat siksa.