Mobil Esemka Indonesia Poenya

Mobil Esemka memberikan gebrakan baru di dunia otomotif indonesia dengan meluncurkan 2 produk barunya yang sangat digemari oleh para pejabat negara. Mobil yang merupakan komponen penting bagi masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi, dapat mencoba mobil esemka yang tidak kalah bagus, nyaman, menarik serta dengan harga yang sangat terjangkau.

Mobil kiat esemka ini terkenal setelah wali kota solo mengganti mobil dinasnya dengan produk mobil esemka yang memang nyaman untuk di pakai. Setelah wali kota solo mempublikasikan mobil ini, banyak kota-kota lainnya yang memesan mobil esemka ini yang akan di jadikan mobil dinasnya. Semoga saja pemerintah dapat membantu dan mengembangkan produk anak bangsa ini.

Keunggulan-keunggulan mobil ini sangat dipengaruhi oleh model serta mesin yang digunakannya, terlihat dari model terbarunya yang menyerupai mobil mobil luar negeri yang tergolong mewah. Terlepas dari itu, mobil ini juga menggunakan bahan bakar yang memiliki emisi atau tingkatan yang sangat rendah, irit dan ramah lingkungan.

Dengan mesin yang rendah emisi ini sudah sebagian besar masyarakat indonesia melirik mobil buatan anak esemka ini, sampai saat ini banyak sekali yang memesan ingin membeli mobil esemka ini, terutama para pejabat-pejabat tinggi yang mlirik mobil kiat esemka ini untuk dijadikan mobil dinas serta mobil pribadinya. Dibawah ini sekilas tentang profil serta spesifikasi mobil esemka.

Profil Esemka
Didirikan oleh : SMK Negeri 2 Surakarta
Lokasi : JL. LU. Adisucipto No. 33, Surakarta, Indonesia 57139
Telephone : 0271-714901 / 0271-727005
Situs Web : http://www.mobilsmk.com
Produk : Esemka Rajawali dan Esemka Digdaya

Spesifikasi Mobil Esemka 1.5 i Digdaya ( Double Cabin )
Seat : 2 + 3
Type : Gasoline 4 Stroke
Wheel Base : 3025
Loading Mass : 1480
Engine Model : Esemka 1.5 i
Engine Config : Inline 4 Cylinder – DOHC 16 V Injection  – Water Cooled
Displacement : 1500 cm3
Speed / Torque : 2600 / 168
Overall Dimension : 5055 x 1740 x 1560
Ground Clearance ( mm ) : > 215
Wheel Track ( Front / Rear ) : 1374 / 1390

Mobil Esemka

Spesifikasi Mobil Esemka 1.5 i Rajawali ( SUV )
Seat : 5 – 7
Type : Gasoline 4 Stroke
Wheel Base : 3025
Loading Mass : 1780 / 2290
Engine Model : Esemka 1.5 i
Engine Config : Inline 4 Cylinder – DOHC 16 V Injection – Water Cooled
Displacement : 1500 cm3
Speed / Torque : 145 Nm / 4100 rpm
Overall Dimension : 5035 x 1680 x 1600
Ground Clearance ( mm ) : > 215
Wheel Track ( Front / Rear ) : 1475 / 1485

Mobil Esemka

Mobil Esemka - Mobil Kiat Esemka

Terlihat jelas didalam spesifikasi kedua produk mobil esemka tersebut, bahwa anak esemka ini membuat produk mobilnya untuk memberikan emisi bahan bakar yang rendah yang mampu terjangkau bagi kalangan masyarakat menengah. Dengan harga mobil yang terjangkau tidak lebih dari 150 juta ini mudah mudahan mampu memberikan kualitas yang terbaik bagi masyarakat indonesia.

Informasi Mobil Esemka di atas hanyalah sebagian kecil informasi saja, untuk informasi lebih lanjutnya silahkan masuk ke website atau menelpon langsung. Dengan adanya mobil kiat esemka ini, mudah mudahan indonesia menjadi maju dan terpandang di dunia otomotif yang khususnya di negeri sendiri. Semoga saja pemerintah tidak memandang sebelah mata dengan produk mobil esemka ini dan mudah mudahan dapat membantu mengembangkannya ke tingkat yang lebih baik.
Mobil Esemka memberikan gebrakan baru di dunia otomotif indonesia dengan meluncurkan 2 produk barunya yang sangat digemari oleh para pejabat negara Reviewed by Mobil Esemka Rating: 5




8 Responses to “Mobil Esemka Indonesia Poenya”

Anonim :

Sepertinya mobil esemka ini akan semakin menguasai otomotif di indonesia pada tahun tahun berikutnya...semoga saja bisa begitu yah, jadi kita bisa bangga terhadap bangsa sendiri yang banyak menghasilkan ide kreatif dari anak anak bangsa....
Musti kudu diperhatikan dan di bantu oleh pemerintah...

2 Februari 2012 15:22

Anonim :

Knp mahal bget, itukan rakitan indonesia harusnya harga dibwah 100jt, kan buatan indonesia mestinya tdk pake pajak, harganya kyk mobil luar aja, mesti dipikirin harganya kalau mau jual.

9 Februari 2012 01:25

Anonim :

Mudah mudahan proses uji emisi mobil esmeka segera selesai dan segera keluar sertifikatnya, untuk direktur SMK Pak Joko agar bisa merekomendasi mobil tsb untuk SMK seluruh Indonesia dengan diberikan subsidi dari bantuan pusat, bravo SMK

25 Februari 2012 11:44

Anonim :

Ya, tetep harus pake pajak dong, ntar kalo ngak pake pajak tragedi TIMOR bisa terulang lagi.

25 Februari 2012 11:55

Anonim :

Bangga Anak bangsa bisa buat karya seperti ini,,, harus didukung dengan penuh.... segenap hati dan jiwa kami dukung produksi masal mobil ESEMKA ini.. maju terus makin kembangkan karya anak bangsa,,Bodohnya orang yang tidak bangga atas hasil karya anak sendiri bahkan terkesan mempersulit dengan berbagai alasan....

26 Februari 2012 11:12

Anonim :

sebagai bangsa Indonesia, saya mendukung hasil karya anak bangsa,, tetap semangat dan terus berusaha agar bangsa indonesia jaya, bravo.. jangan pantang menyerah...
pemerintah agar mendukung penuh dan membantu,,

2 Maret 2012 18:25

Anonim :

Alhamdulillah sebenarnya bangsa kita mampu bersaing dalam kemajuan teknologi dan tiada kata terlambat bagi kemajuan mustinya semua pihak perlu mendukung atas kehadiran produk anak bangsa ini, kalau perlu dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi, sosial dan memperhatikan lingkungan di negeri kita ini mungkin boleh berfikir untuk mengurangi produk luar negeri sebaliknya tingkatkan produk dalam negeri tentunya dengan harga terjangkau calon konsumen sehingga mampu bersaing (jangan ambil untung terlalu besar sesaat, walaupun untungnya kecil tapi produksi berkelanjutan dan bisa bermanfaat bagi orang lebih banyak lagi dan untungnya akan besar juga, contoh ekonomi china boleh kan?. selamat dan maju mobil ESEMKA

3 Maret 2012 09:36

Anonim :

Sebenarnya bukan rakitan ya? tapi itu tapi itu murini di buat oleh tanagan tangan SMK, cuma hnya casisnya saja yang dari luar, seblm esemka mobnas di buat, seperti Bakrie Beta 97 MPV, Maleo,kancil,truck texmaco dan yang pasti Timor pasti pernah hinggap di telinga Anda cuma sayangnya pemerintah selalu memandang dg sebelah mata.

4 Maret 2012 22:29

Poskan Komentar